Dengan kemajuan teknologi kendaraan listrik, pemilihan motor yang tepat menjadi hal yang paling penting di berbagai platform kendaraan. Di dalamPenggerak listrik A80, motor bekerja dengan baterai, unit kendali, transmisi, dan unit kendali kendaraan untuk mendapatkan akselerasi, efisiensi, performa berkendara, dan keandalannya.
Itulah sebabnya pemilihan motor perlu didasarkan pada kebutuhan operasional kendaraan, bukan hanya berdasarkan kecepatan tenaga.
Persyaratan Daya dan Torsi
Tenaga dan torsi harus diperhatikan saat memilih Motor Listrik A80. Pada saat start, akselerasi, pendakian, atau pada saat pengoperasian pada kondisi beban berat, motor harus mempunyai torsi yang cukup untuk menghadapi hambatan kendaraan.
Selain itu, kecepatan motor, rasio transmisi, ukuran roda, dan tenaga menentukan kecepatan tertinggi kendaraan, yang harus menjadi pertimbangan saat memilih motor.
Bobot kendaraan, kecepatan target, kemiringan tanjakan, dan konfigurasi transmisi harus diperhitungkan saat memilih motor.
Efisiensi dan Pemanfaatan Baterai
Efisiensi motor mempengaruhi efisiensi baterai, artinya hilangnya listrik pada motor tidak hanya mengambil daya baterai tetapi juga menghasilkan panas secara bersamaan.
Namun efisiensi motor berubah tergantung pada beban dan kecepatan. Kendaraan listrik beroperasi dalam berbagai kondisi: saat berakselerasi, saat bergerak lambat, saat melaju, dan saat menanjak.
Oleh karena itu, para insinyur perlu memeriksa efisiensi motor pada semua kondisi operasional kendaraan.
Pencocokan Motor dan Pengontrol
Motor dan pengontrol harus diperlakukan sebagai sistem penggerak listrik tunggal. Pengendalinya untuk mengatur torsi, kecepatan, dan arus motor sesuai dengan kebutuhan operasional kendaraan.
Ketika motor dan pengontrol tidak dipasangkan dengan benar, kesulitan akan muncul karena torsi awal tidak memuaskan, arus berlebih, kontrol kecepatan tidak stabil, dan kenaikan suhu tidak normal.
Tergantung pada motor dan strategi kontrolnya, encoder harus dipilih atau tidak. Tegangan baterai, kapasitas arus pengontrol, rentang kecepatan motor, dan informasi tentang umpan balik harus dikonfirmasi sebelum mengembangkan sistem.
Persyaratan Termal dan Mekanik
Selama periode penggunaan daya yang berlebihan atau berkepanjangan, suhu motor listrik dapat meningkat. Temperatur yang tinggi dapat berdampak buruk pada cara kerja bagian-bagian seperti insulasi dan bantalan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memikirkan metode pembuangan panas, orientasi penggerak, suhu atmosfer, beban yang diberikan, dan waktu kerja sebenarnya motor.
Kompatibilitas mekanis motor juga sangat penting. Dimensi pemasangan motor, ukuran poros, bentuk flensa, jenis kopling, arah putaran, dan ruang pemasangan harus diidentifikasi.
Apabila motor lama akan diganti, disarankan untuk membandingkan gambar pemasangan motor baru dengan motor listrik eksisting demi keamanan pemasangan.
Teknologi Motor Penggerak Listrik Perkerasan PMS
Teknologi motor listrik PMS dicirikan oleh efisiensi tinggi, kepadatan daya tinggi, dan kemampuan pengendalian, sehingga memungkinkan penggunaan motor di dalam kendaraan.
Meski demikian, pemilihan motor listrik tidak bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan seluruh parameter kendaraan. Tegangan baterai, torsi yang dihasilkan kendaraan, kecepatan maksimumnya, kondisi pendinginan motor, desain pengontrol, serta biaya keseluruhan proyek.
Perusahaan Shandong Depuda Motor dan Penerapan Motor Listrik A80
Shandong Depuda Motor Co., Ltd. mengkhususkan diri dalam aplikasi motor listrik pada kendaraan dan mesin bergerak, seperti truk, platform kerja bergerak, mesin bangunan, dan aplikasi lainnya.
Untuk Motor Listrik A80 dari sudut pandang yang berbeda, pencocokan motor tertentu dengan tegangan baterai, massa kendaraan, tenaga, berat, kecepatan maksimum, kondisi gradien, rasio reduksi, dimensi pemasangan, pengontrol dan kondisi pendinginan dilakukan.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus kendaraan, perusahaan dapat membantu produsen OEM dalam memilih motor penggerak listrik yang dibutuhkan.